Skip to main content

11 Resep Sederhana Untuk Memasak Bersama Balita

Hi Anda (Ayah-Bunda)!

Pasti Anda sering 'kan, melihat postingan viral balita lucu yang bikin dapur berantakan ketika ikut memasak. Melibatkan balita dalam memasak ternyata memiliki banyak manfaat lho!

Mengajak mereka menyiapkan makanan tidak hanya mendidik mereka, tetapi juga memberikan kesempatan berinteraksi yang berharga. Melalui proses memasak, mereka dapat belajar tentang bahan makanan, mengembangkan keterampilan motorik halus, dan memahami konsep dasar seperti pengukuran dan urutan. Selain itu, memasak bersama juga memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak, menciptakan momen bersama, dan membantu balita merasa dihargai dan termotivasi untuk mencoba makanan sehat yang mereka bantu siapkan.

Berikut adalah 11 resep sederhana favorite anak saya Izzi yang dapat Anda coba untuk memasak dengan buah hati Anda. Resep-resep di bawah tidak perlu api/kompor/pemanas untuk membuatnya, it's totally safe! Yang penting, tetap dampingi buah hati anda saat memasak ya, dan gunakan alat-alat yang aman, seperti pisau kue untuk kegiatan memotong bahan makanan :)

1. Salad Buah:

  • Potong buah-buahan segar seperti jeruk, apel, pisang, melon, dan anggur menjadi potongan kecil.
  • Campur semua buah dalam mangkuk besar.
  • Tambahkan sedikit jus lemon atau madu jika diinginkan.
  • Dinginkan di kulkas sebelum disajikan.

2. Sandwich Keju:

  • Siapkan lembaran roti tawar.
  • Letakkan irisan keju di atas satu potong roti.
  • Tambahkan irisan tomat, mentimun, dan selada, atau sayur lain yang buah hati sukai.
  • Tutup dengan potongan roti lainnya.
  • Potong menjadi bentuk yang lebih kecil jika perlu.

3. Smoothie Pisang dan Yoghurt:

  • Kupas dan potong pisang menjadi potongan kecil.
  • Masukkan pisang ke dalam blender.
  • Tambahkan yoghurt plain atau rasa favorit Anda.
  • Blender hingga lembut dan kental.
  • Dinginkan di kulkas sebelum disajikan.

4. Salad Sayuran:

  • Potong sayuran segar seperti mentimun, selada, telur rebus, dan tomat menjadi potongan kecil.
  • Campur semua sayuran dalam mangkuk.
  • Tambahkan dressing salad sesuai selera.
  • Dinginkan di kulkas sebelum disajikan.

5. Roti Isi:

  • Ambil sepotong roti tawar.
  • Oleskan selai kacang atau selai favorit lainnya.
  • Tambahkan potongan pisang atau irisan stroberi di atasnya.
  • Tutup dengan potongan roti lainnya.
  • Potong menjadi bentuk yang lebih kecil jika perlu.

6. Sereal Yogurt:

  • Tuangkan sereal favorit anak ke dalam mangkuk.
  • Tambahkan yoghurt plain atau rasa favorit Anda.
  • Campur rata.
  • Dinginkan di kulkas sebentar sebelum disajikan.

7. Bola Energi:

  • Campurkan oatmeal, selai kacang, madu, dan potongan kismis atau cranberry dalam mangkuk.
  • Uleni hingga semua bahan tercampur rata dan mudah dibentuk.
  • Bentuk adonan menjadi bola-bola kecil.
  • Dinginkan di kulkas selama beberapa jam hingga bola-bola energi mengeras.

8. Yogurt Parfait Frozen:

  • Tuangkan yoghurt plain atau rasa favorit ke dalam cetakan popsicle.
  • Tambahkan potongan buah-buahan seperti mangga, kiwi, atau ceri.
  • Tusukkan stik es krim di tengah cetakan.
  • Bekukan dalam freezer hingga yoghurt beku dan stik es krim terpasang dengan baik.

9. Kebab Buah:

  • Potong buah-buahan segar seperti melon, anggur, stroberi, dan pisang menjadi potongan kecil.
  • Bantu balita Anda menusukkan potongan buah ke tusukan.
  • Bisa ditambahkan dengan yoghurt sebagai saus untuk dicelupkan.

10. Sushi Pisang:

  • Ambil selembar nori (rumput laut panggang) dan letakkan di atas meja.
  • Letakkan pisang matang di tengah nori.
  • Gulung nori dengan rapi sehingga membungkus pisang.
  • Potong gulungan menjadi irisan kecil dan sajikan.

11. Nasi Sushi dengan Telur Dadar:

  • Ambil selembar nori (rumput laut panggang) dan letakkan di atas meja.
  • Tempatkan nasi putih dingin di atas nori.
  • Letakkan telur dadar tipis yang sudah anda siapkan sebelumnya di atas nasi.
  • Gulung nori dengan rapi hingga membungkus nasi dan telur.
  • Potong gulungan menjadi irisan kecil dan sajikan sebagai sushi nasi yang lezat.

Semoga resep-resep ini memberikan Anda variasi dalam memasak bersama buah hati Anda ya! Selamat mencoba!

PS: jika Anda punya resep sederhana yang ingin dibagikan, tulis komentar di bawah ya!

Comments

Popular posts from this blog

Menghisap Jempol vs Menggunakan Empeng

Hi Anda (Ayah-Bunda)! Sebagai orang tua baru, Anda mungkin bertanya-tanya, kenapa sih bayi saya suka menghisap jempol? Apakah dia lapar? Padahal 'kan sudah habis minum susu! Ternyata, menghisap jempol atau menggunakan empeng memang adalah perilaku umum pada bayi dan dapat memberikan rasa nyaman serta mengurangi kecemasan pada mereka. Hal ini sering dilakukan bayi umumnya ketika menjelang tidur. Baik menghisap jempol atau menggunakan empeng memiliki manfaat dan pertimbangan tersendiri lho! Menghisap jempol adalah perilaku alami yang dilakukan oleh beberapa bayi untuk memenuhi kebutuhan oral mereka. Menghisap jempol dapat memberikan penghiburan dan keamanan pada bayi, karena meniru sensasi yang mereka alami saat menyusui. Selain itu, menghisap jempol juga dapat membantu bayi untuk tidur lebih nyenyak. Namun, menghisap jempol juga memiliki beberapa potensi efek negatif. Jika bayi terus-menerus menghisap jempol dalam jangka waktu yang lama, hal ini dapat menyebabkan pergeseran gigi ata...

Membangun Kedisiplinan dan Kepercayaan Diri melalui Gentle Parenting

Gentle parenting adalah pendekatan dalam mendidik anak yang mengutamakan empati, penghargaan, dan pemahaman. Dalam gentle parenting, Anda berfokus pada pembangunan hubungan yang kuat dan saling percaya dengan anak Anda melalui komunikasi yang terbuka dan penuh kasih sayang. Perbedaannya dengan permissive parenting terletak pada penerapan batasan yang jelas dan konsisten. Dalam gentle parenting, Anda memberikan pedoman dan arahan yang positif kepada anak Anda. Anda menetapkan batasan yang jelas dan menjelaskan konsekuensi dari perilaku mereka. Dalam permissive parenting, cenderung kurang memberikan arahan dan membiarkan anak mengambil keputusan sendiri tanpa batasan yang tegas. Gentle parenting membantu anak menjadi lebih disiplin, tidak nakal, dan lebih percaya diri melalui beberapa cara. Pertama, dengan membangun hubungan yang erat dan penuh kasih sayang antara Anda dan anak, mereka merasa didukung dan aman untuk bereksplorasi. Ini membantu mereka mengembangkan kedisiplinan internal k...

Creating an Empowering Environment: How Gentle Parenting and Montessori Align

Combining gentle parenting with Montessori principles can create a nurturing and empowering environment for your child. The Montessori approach emphasizes independence, self-directed learning, and respect for the child's individuality, which aligns well with the principles of gentle parenting. Here's how you can mix gentle parenting and Montessori: Encourage independence : In both gentle parenting and Montessori, fostering independence is crucial. You can set up your home environment to allow your child to do things on their own, such as having low shelves with age-appropriate toys or utensils that they can reach independently. Respect the child's choices : Both gentle parenting and Montessori value respecting the child's autonomy. Offer choices within limits, allowing them to make decisions. For example, you can ask your child if they would like to wear the red or blue shirt today. Follow the child's interests : Montessori emphasizes following the child's inter...