Hi Anda (Ayah-Bunda)!
Sebagai orang tua baru, Anda mungkin bertanya-tanya, kenapa sih bayi saya suka menghisap jempol? Apakah dia lapar? Padahal 'kan sudah habis minum susu!
Ternyata, menghisap jempol atau menggunakan empeng memang adalah perilaku umum pada bayi dan dapat memberikan rasa nyaman serta mengurangi kecemasan pada mereka. Hal ini sering dilakukan bayi umumnya ketika menjelang tidur.
Baik menghisap jempol atau menggunakan empeng memiliki manfaat dan pertimbangan tersendiri lho!
Menghisap jempol adalah perilaku alami yang dilakukan oleh beberapa bayi untuk memenuhi kebutuhan oral mereka. Menghisap jempol dapat memberikan penghiburan dan keamanan pada bayi, karena meniru sensasi yang mereka alami saat menyusui. Selain itu, menghisap jempol juga dapat membantu bayi untuk tidur lebih nyenyak.
Namun, menghisap jempol juga memiliki beberapa potensi efek negatif. Jika bayi terus-menerus menghisap jempol dalam jangka waktu yang lama, hal ini dapat menyebabkan pergeseran gigi atau perubahan bentuk rahang. Selain itu, jika bayi menghisap jempol dengan kekuatan yang kuat atau terus-menerus, ia dapat mengalami masalah dengan pertumbuhan dan perkembangan gigi.
Di sisi lain, penggunaan empeng juga dapat memberikan rasa nyaman pada bayi. Empeng yang dirancang khusus untuk bayi dapat membantu mengurangi risiko pergeseran gigi atau perubahan bentuk rahang, karena tekanan yang dihasilkan oleh empeng lebih merata dibandingkan menghisap jempol dengan kekuatan yang kuat.
Pilihan antara menghisap jempol dan menggunakan empeng sebaiknya menjadi keputusan pribadi orang tua. Perlu diingat bahwa penggunaan empeng yang tidak tepat atau tidak higienis juga dapat menimbulkan risiko infeksi. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan empeng, pastikan untuk memilih empeng yang aman, sesuai dengan standar keselamatan bayi, dan selalu menjaga kebersihannya.
Berikut adalah beberapa empeng yang aman serta BPA free rekomendasi kami yang bisa Anda berikan untuk kesayangan Anda:
Penting juga untuk Anda memahami bahwa menghisap jempol atau menggunakan empeng hanyalah fase sementara dalam perkembangan bayi. Kebiasaan ini biasanya hilang seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama saat mereka mulai belajar menggunakan keterampilan lain seperti berbicara dan makan dengan sendok!
Semoga infonya membantu ya! Anda juga bisa share pengalaman Anda dengan buah hati Anda tentang perjalanan menghisap jempol/empengnya dengan kami di bawah!




Comments
Post a Comment